Polres Pasuruan Bentuk Tim Internal Usut Dugaan Penganiayaan Saat Penangkapan, Janjikan Proses Transparan

Terkini 04 Aug 2026 17:45 2 min read 89 views By Editor Delis

Share berita ini

Polres Pasuruan Bentuk  Tim Internal Usut Dugaan  Penganiayaan Saat Penangkapan, Janjikan Proses Transparan
Pasuruan, Sumbanews.site, Polres Pasuruan menegaskan komitmennya untuk mengusut secara menyeluruh dugaan penganiayaan yang terjadi saat proses penangk...

Pasuruan, Sumbanews.site, Polres Pasuruan menegaskan komitmennya untuk mengusut secara menyeluruh dugaan penganiayaan yang terjadi saat proses penangkapan seorang terduga pelaku perjudian online (judol) di wilayah Kecamatan Beji. Penanganan kasus tersebut dipastikan dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

 

 

Sebagai bentuk tanggung jawab atas peristiwa yang menyita perhatian publik, Polres Pasuruan menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban serta masyarakat Kabupaten Pasuruan. Kepolisian menyatakan keprihatinannya atas insiden tersebut dan memastikan seluruh fakta akan diungkap melalui proses pemeriksaan yang objektif.

 

 

Plh. Kasi Humas Polres Pasuruan, IPTU Joko Suseno, S.H., mengatakan Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono telah membentuk tim internal untuk melakukan pemeriksaan terhadap seluruh personel yang terlibat dalam proses penangkapan.

 

 

"Seluruh anggota yang terlibat telah dimintai keterangan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan setiap tahapan penanganan sesuai prosedur serta mengungkap fakta yang sebenarnya," ujar IPTU Joko Suseno, Selasa (4/8/2026).

 

 

Ia menegaskan, apabila hasil pemeriksaan menemukan adanya pelanggaran yang dilakukan anggota, Polres Pasuruan tidak akan ragu menjatuhkan sanksi sesuai aturan disiplin Polri, Kode Etik Profesi Polri, maupun ketentuan hukum yang berlaku.

 

 

Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono menekankan bahwa pengungkapan kasus tersebut menjadi perhatian serius. Menurutnya, penegakan hukum harus berjalan beriringan dengan penghormatan terhadap hak asasi manusia dan pelaksanaan prosedur yang benar.

 

 

"Kami tetap berkomitmen memberantas berbagai bentuk tindak pidana, termasuk perjudian online, penyalahgunaan narkoba, pencurian kendaraan bermotor, maupun kejahatan lainnya. Namun seluruh tindakan kepolisian wajib dilakukan secara profesional, sesuai prosedur, dan dapat dipertanggungjawabkan," tegas Kapolres.

 

 

Di sisi lain, Kapolsek Beji bersama jajaran telah melakukan komunikasi dengan pihak keluarga korban, tokoh masyarakat, dan perangkat desa untuk memberikan penjelasan terkait perkembangan penanganan perkara sekaligus menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa yang terjadi.

 

 

Kapolsek Beji menyatakan pihaknya mendukung penuh proses pemeriksaan yang dilakukan Polres Pasuruan agar seluruh rangkaian kejadian dapat diungkap secara objektif tanpa ada yang ditutup-tutupi.

 

 

Polres Pasuruan juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Kepolisian memastikan setiap perkembangan hasil pemeriksaan akan disampaikan secara terbuka sebagai bentuk akuntabilitas kepada publik sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

 

Nur hasan

Sumba News

Recent Articles

Popular Articles