Oknum Guru SMA di Tebing Tinggi Dinonaktifkan, Diduga Sebarkan Foto Tak Senonoh di Media Sosial

Terkini 30 Aug 2026 20:23 2 min read 26 views By Editor Delis

Share berita ini

Oknum Guru SMA di Tebing Tinggi Dinonaktifkan, Diduga Sebarkan Foto Tak Senonoh di Media Sosial
Tebing Tinggi, Sumatera Utara, Sumbanews.site, Seorang oknum guru Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, dinonaktifka...

Tebing Tinggi, Sumatera Utara, Sumbanews.site, Seorang oknum guru Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, dinonaktifkan sementara dari aktivitas mengajar setelah diduga membagikan sejumlah foto yang dinilai tidak senonoh melalui media sosial.

 

Selain dugaan penyebaran foto tak senonoh, oknum guru tersebut juga diduga mengunggah foto yang memperlihatkan kemesraan dengan seorang pria yang disebut bukan suaminya.

 

 Persoalan tersebut kemudian diketahui pihak sekolah dan dilaporkan kepada Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

 

Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Andika Y. Sembiring, membenarkan adanya penanganan terhadap oknum guru tersebut. Ia mengatakan, pihaknya telah menonaktifkan sementara yang bersangkutan sembari menjalankan proses pemeriksaan.

 

“Ya, benar. Yang bersangkutan sudah kita nonaktifkan sementara untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Yang bersangkutan juga telah di-BAP dan akan kita teruskan ke Inspektorat,” tegas Andika, Minggu (30/8/2026).

 

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Sumatera Utara, Salman Tanjung, mengatakan bahwa oknum guru tersebut telah mengakui bahwa foto yang beredar di media sosial merupakan miliknya.

 

“Ya, guru tersebut telah mengakui bahwa foto itu miliknya. Awalnya kita mengetahui dari media sosial, kemudian yang bersangkutan mengakuinya,” terang Salman.

 

Menurut Salman, dalam penanganan kasus tersebut terdapat dua persoalan yang menjadi perhatian pihaknya. Pertama, terkait dugaan penyebaran foto yang dinilai tidak senonoh melalui media sosial. Kedua, terkait foto yang memperlihatkan kemesraan dengan pria yang bukan suaminya.

 

“Kasus ini sudah kita selesaikan di sekolah dan juga sudah ditangani di Dinas Pendidikan, dan saat ini masih dalam proses. Mudah-mudahan peristiwa ini menjadi pengalaman penting sekaligus alarm bagi dunia pendidikan,” tegas Salman.

 

Salman menambahkan, oknum guru tersebut telah dinonaktifkan sejak sekitar satu pekan terakhir sehingga untuk sementara tidak lagi menjalankan tugas mengajar di sekolah.

 

Penonaktifan tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses pemeriksaan dan bukan berarti proses penanganan perkara telah berakhir. Saat ini, kasus tersebut masih menjalani proses lebih lanjut di Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara dan akan diteruskan kepada Inspektorat untuk pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Peristiwa ini sekaligus menjadi perhatian serius terhadap perilaku tenaga pendidik di ruang digital. Sebagai figur yang berinteraksi langsung dengan peserta didik, guru dituntut menjaga etika, profesionalitas, serta memberikan keteladanan, termasuk dalam menggunakan media sosial.

 

Eko

Sumba News

Recent Articles

Popular Articles