Laka Maut Beruntun di Gempol Pasuruan, 4 Tewas dan 5 Luka, Polisi Duga Sopir Truk Lalai

Terkini 27 Jul 2026 20:43 3 min read 43 views By Editor Delis

Share berita ini

Laka Maut Beruntun di Gempol Pasuruan, 4 Tewas dan 5 Luka, Polisi Duga Sopir Truk Lalai
Pasuruan, sumbanews.site,  Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan sejumlah kendaraan terjadi di Jalan Raya Malang–Surabaya, tepatn...

Pasuruan, sumbanews.site,  Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan sejumlah kendaraan terjadi di Jalan Raya Malang–Surabaya, tepatnya di depan SPBU Pelem, Dusun Ngerong, Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Senin (27/7/2026) sekitar pukul 05.52 WIB.

 

 

Peristiwa tersebut menewaskan empat orang, melukai lima lainnya, serta mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp163 juta.

 

 

Berdasarkan hasil penyelidikan awal Satlantas Polres Pasuruan, kecelakaan diduga dipicu kelalaian pengemudi Truk Traktor Head DK-8019-DG yang melaju dari arah Malang menuju Surabaya. Polisi menduga pengemudi kurang berhati-hati dan tidak berkonsentrasi sehingga gagal mengendalikan kendaraan saat melintas di lokasi kejadian.

 

 

Kasatlantas Polres Pasuruan menyebut, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), faktor kendaraan, kondisi jalan, cuaca, maupun lingkungan tidak ditemukan sebagai penyebab utama kecelakaan. Dugaan sementara mengarah pada faktor human error, meski penyelidikan masih terus dilakukan.

 

 

Menurut kronologi kepolisian, Truk Traktor Head terlebih dahulu menabrak bagian belakang Truk Mitsubishi N-8591-BG yang berada di depannya. Benturan keras membuat truk tersebut terdorong ke jalur berlawanan hingga menghantam dua sepeda motor, yakni Honda Vario W-2461-NEL dan Honda Supra X N-4197-TCC.

 

 

Dalam waktu hampir bersamaan, Truk Mitsubishi kembali ditabrak Truk Tangki L-9360-G yang datang dari arah berlawanan sehingga benturan semakin parah.

 

 

Laju Truk Traktor Head yang diduga sudah tidak terkendali kemudian terus berlanjut. Kendaraan itu menghantam tiang penerangan jalan umum (PJU) di median jalan, lalu kembali menabrak bagian belakang Truk S-9137-UZ.

 

 

Akibat benturan tersebut, truk terdorong ke jalur berlawanan dan menabrak Honda Vario N-5243-VAD sebelum akhirnya menghantam pagar dan kanopi rumah warga.

 

 

Truk baru berhenti setelah kembali menabrak sejumlah fasilitas umum dan bangunan di sepanjang jalan, di antaranya tiang provider telekomunikasi, tiang baliho, teras toko suku cadang, warung makan, gudang rongsokan, gudang LPG, toko sembako, serta tiang Telkom. Kerusakan juga terjadi pada sedikitnya tujuh kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

 

 

Empat korban meninggal dunia dalam insiden ini masing-masing Sulkan (63), pengemudi Truk Mitsubishi N-8591-BG; Stefanus Beko Bhoko (56), pengendara Honda Supra X; Wahyu Kulila (46), penumpang Honda Supra X; serta Agus Prasetya (37), pengemudi Truk Traktor Head yang meninggal dunia saat menjalani perawatan di RS Bhayangkara Watukosek.

 

 

Sementara itu, lima korban lainnya mengalami luka ringan, yakni Yudi Kurnia Wardani, Siswanto, Sutikno, Lilik Sri Astutik, dan Warsi. Para korban mendapat penanganan medis di RS Asih Abyakta Gempol dan RS Bhayangkara Porong.

 

 

Akibat kecelakaan tersebut, total kerugian material diperkirakan mencapai Rp163.000.000, meliputi kerusakan kendaraan, fasilitas umum, dan bangunan milik warga.

 

 

Hingga kini Satlantas Polres Pasuruan masih melakukan pendalaman dengan memeriksa para saksi, mengamankan barang bukti, serta melengkapi proses penyelidikan untuk memastikan rangkaian penyebab kecelakaan secara utuh, termasuk kemungkinan adanya faktor lain yang turut berkontribusi sebelum tabrakan beruntun terjadi.

 

 

Polisi mengimbau seluruh pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, agar selalu memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima, menjaga konsentrasi saat berkendara, mematuhi batas kecepatan, serta menjaga jarak aman guna mencegah kecelakaan serupa di jalur nasional dengan tingkat lalu lintas tinggi.

(Nur Hasan)

Sumba News

Recent Articles

Popular Articles